Tampilkan postingan dengan label Selebriti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selebriti. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 September 2011

Pertama Berperan Antagonis, Jojon Kesulitan

Jojon (Foto: multiply)
Pelawak Jojon



JAKARTA - Pelawak Jojon menjajal kemampuannya berakting dengan memerankan karakter antagonis. Dia kebagian peran sebagai pak Peter di film Badai di Ujung Negeri.

Sekian puluh tahun bergelut menekuni profesi pelawak, baru kali ini Jojon memerankan karakter antagonis. "Peran serius sudah beberapa kali, tapi antagonis ini yang pertama," papar Jojon yang ditemui di acara jumpa pers film Badai di Ujung Negeri, Jalan Adhityawarman, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2011).

Mantan personel Jayakarta  itu mengaku kesulitan karena harus menguasai dialog serius. Sebelumnya, pemilik nama lengkap Djuhri Masdjan terbiasa melawak dengan dialog yang terlontar atas improvisasi diri sendiri.

"Susahnya, dari sebelumnya kita tidak serius dan selalu membuat satu kelucuan, sekarang harus diam dan memberikan satu keseriusan. Harus belajar dulu, belajar dialog. Enggak bisa dibandingin langsung. Seorang pelawak lebih mudah improvisasi kalau lebih sering muncul," imbuhnya.

Walau begitu, terselip harapan perannya kali ini bisa diterima masyarakat. Bukan Jojon sebagai pelawak, tapi Jojon sebagai Peter yang keras.

"Insya Allah bisa diterima. Kalau orang seniman enggak ada kapoknya mau dikasih peran seperti apa juga. Di hati saya, saya bisa. Karena susah juga ya, kita belum bergerak saja orang sudah ketawa," tandasnya.
(efi)

Sumber : Okezone 

Alasan Jamrud Gaet Krisyanto Lagi



Jamrud




JAKARTA - Para Jamers (sebutan penggemar Jamrud) rindu dengan lirik-lirik nakal yang dirangkai band asal Cimahi, Bandung itu. Ini menjadi alasan kuat menggaet Krisyanto kembali mengisi posisi vokalis Jamrud.

“Para Jamers pastinya rindu dengan lagu yang nakal. Soalnya kalau nyanyi itu kan harus menghayati juga,” tutur Log Zhelebour produser Jamrud saat berbincang dengan okezone, Rabu (14/9/2011).

Log juga mengklaim banyaknya tuntutan dari Jamers mengharapkan Krisyanto atau Kris sapaan akrabnya, mengambil posisi vokalis di Jamrud lagi. Lalu memikirkan ini mungkin yang terbaik untuk Jamrud dengan kembalinya Krisyanto.

“Jamrud itu sudah jadi idola besar, dengan karakter Krisyanto sudah digantikan dengan orang yang masih di bawah dia,” katanya.

Dari catatan okezone, Krisyanto memutuskan hengkang dari Jamrud pada 2007 dengan alasan jenuh bermusik. Namun, ternyata dia hadir kembali di industri musik sebagai solois pada 2009 dengan menelurkan album solo bertajuk ‘Mimpi’. Sayangnya, album Kris tak begitu direspons baik oleh pasar.

"Ada perasaan jenuh harus show dari kota satu ke kota lain. Saya juga merasa makin hari umur semakin bertambah. Sedangkan, Jamrud kan lagunya keras, temponya tinggi, saya merasa tidak mampu dan tidak kuat lagi membawakan lagu Jamrud. Ditambah lagi alasan keluarga yang juga butuh perhatian, terutama anak saya yang paling besar," jelas Krisyanto saat di temui Planet Hollywood, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, pada 2007 silam.

Dengan personel yang tersisa Azis Mangasi Siagian (gitar) dan Ricky Teddy (bass), mereka memutuskan merekrut personel baru pada 2008 hingga masuklah nama-nama baru, seperti Jaja Amdonal atau Donal (vokal), Danny Rachman(drum), Mohammad Irwan (gitar). Dua tahun kemudian, pada 2011 direkrut juga Iwan Vox untuk posisi vokal memperkuat deretan vokalis bersama Donal.

Masuknya anak-anak muda memperkuat Jamrud, kata Log, membawa perubahan signifikan.”Jamrud secara musikalitas meningkat pesat pasca-Krisyanto, yang sekarang lebih moderen,” ujarnya.

Kini Krisyanto bersama Jamrud bersiap menelurkan single terbaru. Sayang, Log masih enggan membocorkan judul dan konsep lagunya.”Lagunya harus bagus pokoknya, gak boleh salah pilih. Bulan depan bakal kita umumkan,” ujarnya.
(tre)

Sumber : Okezone